Sejak Kecil Kedua Putri Kami Kenal Jamu Madura: Marissa Haque Fawzi

Sejak Kecil Kedua Putri Kami Kenal Jamu Madura: Marissa Haque Fawzi
Sejak Kecil Kedua Putri Kami Kenal Jamu Madura: Marissa Haque Fawzi

Etnografi Madura

Etnografi Madura:

Secara spesifik, mengungkapkan sejumlah unsur budaya yang menarik perhatian untuk dipelajari. Unsur-unsur tersebut antara lain tentang agama dan religi, organisasi masyarakat dan kekerabatan, sistem bahasa, sistem mata pencaharian, dan kesenian dalam kebudayaan Madura. Melalui deskripsi ini, diharapkan para pembaca dapat tertantang untuk melakukan analisis kritis terhadap perubahan budaya Madura dalam kaitannya dengan kebudayaan nasional dan global.

Sejak Kecil Kedua Putri Kami Kenal Jamu Madura: Marissa Haque Fawzi

Sejak Kecil Kedua Putri Kami Kenal Jamu Madura: Marissa Haque Fawzi
Sejak Kecil Kedua Putri Kami Kenal Jamu Madura: Marissa Haque Fawzi

Lagu "Marry Me" Karya Ikang Fawzi untuk Marissa Haque 2011 (HUT 25 Tahun Pernikahan)

Gekbrong 3-7-1986 sampai 3-7-2011 Lagu "Marry Me" Karya Ikang Fawzi untuk Marissa Haque 2011 (HUT 25 Tahun Pernikahan)

Ikang Fawzi & Marissa Haque bersama sepupunya dari Madura Istri Ketua LIPI Prof. Dr. Lukman Hakim

Ikang Fawzi & Marissa Haque bersama sepupunya dari Madura Istri Ketua LIPI Prof. Dr. Lukman Hakim
Ikang Fawzi & Marissa Haque bersama sepupunya dari Madura Istri Ketua LIPI Prof. Dr. Lukman Hakim (Alumni FE UI) & drh. Yuli Hakim (Alumni IPB)
Tampilkan postingan dengan label jamu madura. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jamu madura. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Juni 2011

Marissa Haque: Jamu Madura Bisa Juga dalam Usaha Mikro (BMT)







Marissa Haque, beberapa kali dalam talkshownya bicara tentang BMT dan pengembangan usaha kecil dan mikro. Kali ini Wartawan Tamaddun Zubaeri At berhasil mewawancarainya, ketika Marissa menghadiri acara BMT Summit dan Top Managemen BMT Workshop yang diselenggarakan oleh BMT Center di Jakarta bulan Oktober lalu.

Kehadirannya di acara tersebut membuktikan bahwa Marissa peduli BMT.

Berikut pandangan Marissa tentang BMT dan usaha mikro tahun 2011.


Mbak Marissa, apa pendapat anda tentang BMT?

Saya tahu BMT, karena di dekat rumah saya ada BMT. Saya banyak mendengar tentang kelebihan layanan BMT. Dalam akad BMT sesuai syariah tidak ada denda dan kadang tidak pakai jaminan.

BMT juga dalam pembiayaan tetap menggunakan prinsip 5 C + 1 S sebagaimana lembaga keuangan selama ini, yakni karakter, kapasitas, modal, jaminan, kondisi dan satu tambahan syariah dalam memberikan pembiayaan keapada anggota.

Menurut mbak Marissa, apa yang mesti diupayakan untuk BMT?
Menurut saya, perlu diusahakan adanya payung hukum yang jelas buat BMT dari pemerintah terkait dengan perlindungan. Kita tahu, BMT di saat krisis kemarin mampu bertahan dan dapat memulihkan ekonomi bangsa, karena denyutnya riil, nyata pada sektor mikro.

file0082
TAMZIS pembiayaannya fokus pada pasar, sejauhmana sumbangsih BMT kepada pasar?
Kebetulan saya sedang menyelesaikan tesis saya fakultas ekonomi UGM berkaitan dengan BMT, khususnya pada salah satu BMT di Jogjakarta. Saya melihat bagimana BMT memberi sumbangsih besar dalam menghapus lintah darat atau rentenir, padahal pedagang butuh modal. Nah, itulah tugas BMT untuk memberi modal. Makanya diawal saya katakan BMT perlu perlindungan hukum dari pemerintah.

BMT selain memberi modal usaha, sebenarnya BMT juga mengajarkan pola hidup syariah, bagaimana menurut mbak?
Itu memang yang diharapkan dari BMT. Penelitian saya di BMT yang saya teliti setiap bulannya mengadakan pengajian umum dan penggeraknya anaknya sultan yakni Gusti Pembayun dan saya dua kali ikut pengajian tersebut.

Dalam pengajian pedagang juga dikenalkan dengan istilah-istilah ekonomi syariah kepada pedagang. Saya kira istilah-istilah tersebut ketika sering diucapkan dan dipraktekkan, pedagang akan lebih mudah dan cepat memahami. Bisa juga mengenalkan ekonomi syariah melalui radio komunitas yang ada disuatu pasar tertentu, dan itu tidak perlu biaya mahal tapi mengena.

Bagaimana prospek BMT di Tahun 2011?
Baik, dan akan semakin baik. Tapi persoalan BMT terbesar adalah payung hukum yang tidak ada atau belum ada.

Image

Apa yang mesti dilakukan BMT untuk meningkatkan pelayanan?
Ya sosialisasi. Bikin pengajian akbar dipasar-pasar. Itu dahwah lo, bukankah khalifah Umar berdakwah dipasar, yakni dakwah bil hal (dakwah dengan tindakan).

Bagaimana BMT ke depan?

Harapannya, BMT tetap low profil, setia melayani sektor mikro yang penting high profit (keuntungan tinggi) itu lebih penting. BMT tidak boleh berubah identitas apalagi spirit. Islam itu harus kaya, makanya harus high profit, itu berkaitan harga diri. Rasulullah sendiri umur 12 tahun sudah dagang, jadi interpreneurship. Ada juga hadis yang mengatakan 90% rizki di jalan Allah diperoleh dari usaha dagang

Sumber: http://www.tamzis.com/index.php?option=c…

Photo Courtesy of RA Menik Kodrat

Sabtu, 04 Juni 2011

Panen Perdana Buah Naga di Kampung Halaman Mbak Yuya-nya Bella Fawzi: Marissa Haque


Panen Perdana Buah Naga di Kabupaten Serang

Gubernur Banten Hj.Ratu Atut Chosiyah menghadiri acara panen perdana buah naga di Desa Tamansari, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Kamis (17/2). “Dengan panen perdana buah naga hari ini maka di Banten telah bertambah satu komoditi unggulan pertanian sektor hortikultura di Banten. Ke depan diharapkan Banten terus memiliki komoditi unggulan baik dari sektor ini maupun dari sektor lainnya sehingga akan juga membuka lapangan kerja dan pengangguran dapat berkurang, sedangkan bagi kelompok petani hal ini pun bisa meningkatkan agrobisnis di Banten” ujar Gubernur.

Gubernur menyampaikan pula bahwa sektor pertanian di Banten masuk urutan ketiga setelah sektor industri dan sektor perdagangan dalam memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

“Dari total PDRB tahun 2010, menurut data BPS yang mencapai Rp.133 triliun lebih, sektor pertanian memberikan kontribusi urutan ketiga. Apabila dilihat dari manfaat, sektor pertanian juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD serta memberikan manfaat terhadap penyerapan tenaga kerja tertinggi. Untuk itu, saya menginginkan ke depan sektor pertanian dapat menjadi sektor unggulan setara sektor industri saat ini. Potensi pertanian di Banten harus terus kita kembangkan seoptimal mungkin melalui program-program yang berorientasi kepada pengembangan potensi lahan pertanian dan kesejahteraan masyarakat” ungkap Gubernur.

Direktur PT. Wirasakti Gema Buana selaku pengelola mengatakan bahwa dengan pengembangan budidaya Buah Naga di Desa Tamansari, Kecamatan Baros, pihaknya berupaya untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi produktif, sekaligus menggali potensi daerah dalam sektor pertanian dan pariwisata, serta membuka iklim investasi kepada dunia luar bahwa Banten aman untuk investasi dalam bidang pertanian dan pariwisata” ujar Agretan.

Sejak tahun 2009, pengembangan budidaya Buah Naga telah dilakukan di Desa Tamansari, Kecamatan Baros yang saat ini sudah ditanam hingga mencapai 3 hektar. Proyeksi ke depan akan dilakukan pengembangan lahan seluas kurang lebih 15 hektar. Kemudian Buah Naga yang dihasilkan ini akan didistribusikan ke hotel-hotel, minimarket dan pasar-pasar tradisional di seluruh wilayah Banten.

Sumber: Biro Humas dan Protokol Banten
http://ekonomisyariah-marissahaque.blogspot.com/2011/05/pertimbangan-illahiyahku-marissa-haque.html

Bella Fawzi Sejak Kecil Suka Kunyit Asam Jawa: Marissa Haque Fawzi


Bella Fawzi Sejak Kecil Suka Kunyit Asam Jawa: Marissa Haque Fawzi